array(5) {
  ["library"]=>
  string(6) "0.0000"
  ["result"]=>
  string(6) "0.0155"
  ["book"]=>
  string(6) "0.0070"
  ["slice"]=>
  string(6) "0.0000"
  ["all"]=>
  string(6) "0.0226"
}
Menunggu Cinta Tuhan | Lily Haslina Nasir | PTS Publications | 978-967-408-218-5 | E-Sentral Ebook Portal

Menunggu Cinta Tuhan by Lily Haslina Nasir

Menunggu Cinta Tuhan by Lily Haslina Nasir from  in  category
Privacy Policy
Read using
(price excluding 0% GST)
Category: Romance
ISBN: 978-967-408-218-5
File Size: 1.23 MB
Format: EPUB (e-book)
DRM: Applied (Requires eSentral Reader App)
(price excluding 0% GST)

Sinopsis

Khalida Atikah jiwanya bening lagi putih mengalir kalau berbicara tentang roh Islam. Dia mungkin tidak punya cinta tapi tetap punya cita-cita. Impiannya cuma satu. Biar apa jua keadaannya, Islam tetap nur di jiwa. Dia juga ada ketika terkeliru dan celaru. Dunia surat khabar ada ketika memaksanya jadi zalim. Mampukah dia? “Alamak... macam mana nak tulis gosip? Nanti aku fitnah orang?” Ketuanya, Azrul amat digeruni. Lelaki muda itu matanya tajam menikam, lidahnya mampu menghiris, tindakannya menghancur lumatkan kerjaya kewartawanan yang baru bermula. Namun antara Azrul yang digelar Harimau Dinamik dengan Allah SWT, Tuhan Yang Menguasai Seluruh Alam, Khalida tunduk sujud gentar lagi penuh cinta pada Yang Khalid! Azrul Rasyid.. dia lelaki keras, kasar lagi lantang. Kata-katanya penuh luka, bibirnya penuh duri. Cintanya hanya pada diri, tulisannya penuh menyakitkan hati. “Hah?! Budak Khalida jadi anak buah aku?” “Bertudung, lurus bendul, aliran agama... Apa Khalida tahu tentang hiburan dan artis?” “Menulis di ruangan hiburan pun macam beri kuliah subuh!” Renungannya pada Khalida penuh benci dan keji. Gadis ini memang menyusahkan! Tapi entah mengapa wajah polos jernih itu ada ketika menggugah hati bekunya. Nureen, gadis seksi penuh misteri, angkuh, tamak lagi haloba. Cita-cita dan nafsu dipacu menjadi satu. Sihir bobrok mainan bibir, amalan harian. Setinggi mana mampu mereka menongkat langit. Sejauh manakah cinta mampu bertahan di antara Nureen dan Azrul Rasyid seandainya di antara mereka ada wajah hitam yang menguasai. Cinta Tuhan tidak perlu ditunggu. Cinta Tuhan tidak perlu dinanti. Kasih sayang dan manis rindu pada Tuhan seharusnya menjadi nafas kita setiap saat. Di antara Khalida Atikah, Azrul Rasyid dan Nureen siapa yang lebih luhur lagi putih untuk disapa cinta PenciptaNya?

Reviews

Write your review

Recommended